Tampilkan postingan dengan label Berita Nasianal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Nasianal. Tampilkan semua postingan

Heboh Video Kekerasan Pelajar Di Bali

Hari
Video Kekerasan Pelajar Di Bali - Pulau Bali merupakan tujuan wisata dunia sekaligus ikon pariwisata Indonesia, karena itu nama Bali dikemal banyak orang tak hanya di tanah air tapi diseluruh penjuru dunia. Baru-baru Bali digoncang dengan beredarnya sebuah video kekerasan pelajar Bali oleh Geng Cewek Macho Performance (CMP). Video berdurasi 5 menit 37 detik di unggah diyoutube dan menyebar melalui jejaring sosial.

Dalam video tersebut tampak seorang wanita yang dikerubuti teman wanitanya dan salah satu dari mereka melakukan tamparan terhadap remaja itu beberapa kali sedangkan seorang diantara mereka menjambak rambut kemudian menggunting baju nyaris bugil.

Aksi kekerasan ini menarik perhatan para petinggi Bali termasuk wali kota Bali Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Darmawijaya dan sejumlah petinggi bali itu menggelar nonton bareng dengan para kepala sekolah se wilayah Denpasar Bali.


Video Kekerasan Pelajar Putri Part-2


Aksi sadis pelajar yang dimuat dberbagai media termasuk media sing ini tak hanya mengundang keprihatinan masyarakat bali tapi juga masyarakat Indonesia pada umumnya.
Read MoreHeboh Video Kekerasan Pelajar Di Bali

Konser Dukung Komodo Masuk 7 Keajaban Dunia

Hari
Konser Untuk Mendukung Pulau Komodo Masuk sebagai salah 7 keajaiban Dunia | Vote Pulau Komodo New 7 Wonders

Puluhan musisi menggelar Konser Dukung Komodo menyedot perhatian pegunjung Rolling Stone Café , Jakarta Selatan, Senin (7/11) malam.

Konser yang digagas oleh Abdee 'Slank' tersebut merupakan bentuk dukungan dan perhatian para seniman Indonesia terhadap salah taman wisata Pulau Komodo agar bisa masuk salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

"Jangan lupa dukung Komodo ketik Reg (spasi) Komodo (kirim ke) 9818. Pastikan bangsa Indonesia bangga dengan kemenangan Komodo yang kita punya," Gading ujar di sela Konser Dukung Komodo di Rolling Stone Cafe, kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Senin (7/11) malam.

Mantan wakil presiden Yusuf Kalla yang juga hadir dalam acara tersebut mengucapkan terima kasih dan tampak antusias memberikan dukungan untuk kemenangan Komodo

"Saya berterimakasih. Acara ini luar biasa, antusiasme mereka (musisi) ini menjawab semuanya. Insya Allah yakin Komodo menang," ungkap Yusuf Kalla

Para musisi dan band yang ikut memberikan dukungan dalam konser tersebut misalnya Ada Band, Gading Marten & Band, Audy, Slank, Alexa, Gugun Blues Shelter dan Ring Of Fire (Fadly),

Bagi anda siapapun dimanapun anda berada terutama bagi yang ingin memberikan dukungan terhadap kemenagan Komodo sebagai salah satu 7 Keajaiban Dunia bisa mengirimkan SMS caranya : Reg (spasi) Komodo (kirim ke) 9818

Read MoreKonser Dukung Komodo Masuk 7 Keajaban Dunia

Foto Inong Melinda Alias Melinda Dee Pembobol citibank

Hari
Inong Melinda merupakan nama asli wanita seksi yang selama ini disebut-sebut sebagai melinda dee pembobol uang nasabah citibank. seperti diungkapkan Juru Bicara Markas Besar Polri Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam bahwa nama asli Melinda adalah Inong Melinda, bukan Melinda Dee yang selama ini ditulis media.

Melinda Dee dengan nama samaran dari inong melinda ini ternyata memiliki hobi berpose seksi, bahkan foto2 seksi inong ini saat ini sudah banyak beredar di internet.

Inong Melinda

Tak hanya itu, gaya hidup glamor dan modern wanita ini, dilengkapi dengan berbagai fasilitas mewah miliknya seperti mobil mewah, rumah mewah , suami berondong cukup menjadi alasan bagi dirinya untuk bisa mengumpulkan kekayaan dengan jalan apapun yang penting hobi tersalurkan termasuk membobol uang nasabah citibank

Dengan bersuamilakn brondong bernama andika gumilang yang berprofesi sebagai bintang iklan itu tentu saja akan membuat wanita ini tertantang untuk terus tampil heboh sebagai wanita sukses walaupun akhirnya caranya mengumpulkan kekayaan dengan cara membobol citibank harus mengantarkan dirinya kebuih

Read MoreFoto Inong Melinda Alias Melinda Dee Pembobol citibank

Kumpulan Foto Pernikahan Pasha Ungu Dan Pramugari

Hari
Pasha Ungu akhirnya menikahi Adelia, dengan suara tegas, pria 31 tahun Duda 3 anak mantan suami Okie ini mengucapkan ikrar janji setia. "Saya terima nikahnya Adelia Wihelmina binti Yance Herry dengan mas kawin 27 gram emas dan 99 euro tunai," kata Pasha.

Adelia pun menyatakan perasaan yang sama. "Lega. Acara pernikahannya sudah selesai. Resepsinya juga sudah selesai. Yang diharapin sekarang, Adel menjadi istri terbaik bagi Aa" Pasha dan Pasha juga menjadi suami yang terbaik buat Adel," kata perempuan cantik mantan pramugari itu.

Berikuti ini foto pernikahan pasha dan adelia :

Pernikahan Pasha Ungu Dan Adelia
Pernikahan Pasha Ungu Dan Adelia
Pernikahan Pasha Ungu Dan Adelia
Pernikahan Pasha Ungu Dan Adelia
Pernikahan Pasha Ungu Dan Adelia
Pernikahan Pasha Ungu Dan Adelia
Read MoreKumpulan Foto Pernikahan Pasha Ungu Dan Pramugari

Biodata & Foto SMASH Band Indonesia Lengkap

Hari
Biografi :
Terbentuk 10 April 2010, tujuh anak muda yang terdiri dari Bisma, Ilham, Dicky, Morgan, Rangga, Reza, dan Rafael melaju di tengah kontroversial. Mereka yang menamai diri mereka dengan sebutan SM*SH atau SMASH berusaha memberikan warna baru di tengah industri musik Indonesia yang didominasi genre melayu.

Awal terjun ke dunia hiburan, SMASH mengikuti ajang kompetisi dance yang diadakan Cinta Laura untuk singlenya. Kemudian di bulan Oktober, mereka meluncurkan single I Heart You yang mendapat respon pro dan kontra di antara para penikmat musik.

SMASH sendiri dianggap sebagai boyband plagiat karena meniru band SMASH asal Jepang dan Korea. Pun begitu mereka mengaku tidak demikian. Justru inspirasi berasal dari sang King of Pop, Michael Jackson - meski gaya yang mungkin hampir sama dengan boyband Korea yang sedang melejit.








"Jadi boyband itu ternyata juga butuh perjuangan. Dari gak bisa joget sampai akhirnya belajar dan bisa menari. Temen-temen juga sabar ngajarin nari. Kita gak langsung mendadak tanpa terkenal. Kita juga harus latihan, belajar olah vokal, atur napas. Apalagi kalau manggung, kita harus atur blocking dan segala macem, biar bisa tampil maksimal. Jadi kalau dibandingkan ama band yang megang alat musik itu sama sebenernya, namun dengan tingkat kesulitan masing-masing," tutur Morgan salah
satu personil SM*SH.

Kalo mau lebih lengkap kunjungi disini: http://www.dteepzlicio.us/biodata-lengkap-smash-band-indonesia/
Read MoreBiodata & Foto SMASH Band Indonesia Lengkap

Gunung Merapi Meletus pukul 17.02 WIB, Mbah Maridjan Tewas

Hari
Akhir gunung merapi meletus pada selasa pukul 17.02 WIB. Mbah marijan Kuncen gunung merapi ikut tewas akibat semburan awan panas yang ditimbulkan letusan gunung merapi. Kuncen Gunung Merapi itu ditemukan Tim SAR telah meninggal dunia. Mbah Maridjan meninggal dalam posisi sujud. Selain Mbah maridjan ada puluhan warga lainnya yang juga ikut tewas.

Semua orang di dalam rumah Mbah Maridjan yakni sebanyak empat orang tewas karena hembusan awan panas (wedhus gembel) Gunung Merapi. Korban sulit diidentifikasi karena kulit melepuh. "Makanya sekarang sedang diidentifikasi di RS Sardjito," terang Yuni.

Semburan awan panas mencapai ketinggian 1,5 kilometer. Hingga kini, warga di sekitar lereng Merapi sedang dievakuasi untuk menghindari hujan abu yang panas.

Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Subandriyo dan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Surono menyebut proses ini adalah awal dari erupsi atau letusan. "Awal erupsi terjadi pukul 17.02 WIB," tegas Subandrio kepada Tribunnews.com saat dihubungi dari Jakarta.

Erupsi adalah bahasa ilmiah meletus. Surono juga menjelaskan bahwa erupsi terjadi dua kali, yakni pukul 17.02 WIB dan 17.23 WIB.

Menurut laporan warga yang berada di lereng selatan, sempat terdengar suara letusan. Warga selanjutnya hanya bisa melihat asap tebal hitam sangat tinggi. "Awan panas mencapai 1,5 kilometer tingginya," tegas Surono.

Saat ini proses evakuasi terus berjalan. Hujan abu hingga pukul 20.00 WIB terus terjadi. Hujan abu melebihi batas aman bencana, yakni 10 kilometer. Bahkan, masyarakat yang berada lebih dari 20 kilometer hingga kini juga mengalami hujan abu.
Read MoreGunung Merapi Meletus pukul 17.02 WIB, Mbah Maridjan Tewas

Aida Saskia Ngaku Di Perawanin Zainuddin Mz

Hari
Aida Saskia pedangdut asal bogor ini terus membom bardir Zainuddin Mz dengan berbagai tuduhan, mulai dari menunjukkan barang bukti seperti foto sampai kesiapannya untuk dites keperawanan. Aida Saskia mengaku telah diperawanin oleh sang dai. Sang dai pun kini membantah kabar tersebut.

Kendatipun tuduhan-tudahan yang dilontarkan Aida saskia semakin gencar, zainuddin mz hingga kini belum membuka mulut untuk memberikan klarifikasi Ia menunjuk sahabat dekatnya yang juga bergabung dalam Forum Solidaritas Ulama, HM Hafiz Syahnara untuk bicara.

"Semua yang dikatakan Aida itu tidak benar. Ada unsur politis yang mendomplengi kasus Aida ini," ujar Hafiz ditemui di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (13/10/2010) malam.

Tanpa sepengetahuan Zainuddin, Hafiz dan rekan menyebarkan tim untuk menyelidiki masalah tersebut. Ia bahkan mendengar pernyataan dari paman Aida yang menyebutkan perempuan berambut panjang itu telah berbohong.

Mereka mengaku bisa mempertanggungjawabkan fakta yang diperolehnya. Zainuddin juga telah diberitahu tentang hal tersebut.

"Siap perang! Nanti, bukan sekarang! Saya yang meminta pak haji no comment. Ada saatnya nanti dia akan bicara," jelas Hafiz.

Rencananya Zainuddin akan bicara langsung pada Jumat, 15 Oktober 2010. Ia akan menggelar jumpa pers pukul 15.00 WIB untuk meluruskan kabar tersebut.
Read MoreAida Saskia Ngaku Di Perawanin Zainuddin Mz

Kerusuha Tarakan Terjadi Akibat Kesenjangan Ekonomi

Hari
Kesenjangan ekonomi atau perbedaan ekonomi dalam masyarakat seringkali menimbulkan terjadinya pertikaian antar masyarakat dalam sebuah wilayah, seperti kerusuhan yang terjadi di Tarakan kalimantan timur. Hal ini disebabkan kecemburuan kalangan masyarakat yang berstatus ekonomi rendah yang umumnya dialami masyarakat pribumi dan merasa tidak terima wilayahnya dikuasai secara ekonomi oleh para pendatang.

"Ini kesimpulan yang kami lihat sesudah Komisi III berkunjung kesana dua hari dan mendengar paparan Kapolda, Pangdam, Wagub Kaltim, Walikota dan berdialog lansgung dengan tokoh-tokoh masyarakat dari kedua etnis yang terlibat pertikaian," ujar anggota Komisi III DPR Martin Hutabarat kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 4/10).

"Masyarakat lokal cenderung sulit bersaing dengan pendatang yang umumnya lebih agresif. Syukur Pemda dan aparat keamanan cepat bertindak sehingga konflik tidak meluas dan menambah persoalan baru di tengah maraknya aksi kekerasan belakangan ini," imbuh politisi Gerindra ini.

Kronologis kerusuhan Tarakan itu sendiri terjadi pada, Senin (26/09/2010) pukul 22.00, minggu malam lalu. Ketika itu terjadi pertengkaran antara anak Abdullah bin H Salim yang bernama Abdul Rahman dengan 6 Pemuda.

Awalnya ia berniat membeli rokok di salah satu toko di pinggir jalan utama, di dekat jalan masuk kantor Kelurahan Juata Permai. Setelah membeli rokok, Rahman yang saat itu bersama rekannya bernama Jay, menanyakan keberadaan rekannya bernama Ruri kepada 6 pemuda itu.

"Saya cuma cari Ruri, tapi tidak ada. Mereka (6 orang) langsung memukul saya," kata Rahman seperti yang dikutip dari Jpnn.com.

Di saat kejadian itu, Jay lantas balik ke rumahnya di wilayah Belalung, untuk mengabarkan kejadian ini kepada salah satu keluarganya, Lili Sutrisna, dan ayah Rahman, (almarhum) Abdullah Bin H. Salim. Dikatakan Lili, awalnya hanya ia yang ingin melihat Rahman di lokasi itu. Namun ayah Rahman, Abdullah, juga ingin sekali ikut. “Kami sudah tahan agar beliau (almarhum) tidak ikut. Tapi tetap saja mau. Pas kami sampai disana, Rahman sudah babak belur. Almarhum juga kena sabetan parang,” ujar Lili Sutrisna yang mengaku menerima pukulan di wajahnya saat kejadian itu.

Rahman sendiri mengaku sudah tidak mengetahui apa-apa lagi pasca pertengkaran itu. “Setelah saya diantar ke rumah, saya langsung dibawa ke rumah sakit. Jadi saya tidak tahu apa-apa lagi,” katanya seperti dikutip Radar Tarakan (grup JPNN).

Kejadian ini memicu kemarahan etnis Tidung. Sanak keluarga dan warga dari Persatuan Suku Asli Kalimantan Timur (Pusaka) tumpah ruah di kediaman keluarga korban di wilayah Belalung, Juata Permai, kemarin pagi sebelum dikebumikan di Gunung Daeng, Sebengkok Tiram pukul 15.00.

Rusuh di Tarakan Disulut Kesenjangan Sosial

Sementara itu tokoh masyarakat Tarakan, Kalimantan Timur, Sofyan Asnawie, menilai kerusuhan etnis setempat disebabkan adanya kesenjangan sosial yang lebar antara warga pribumi dan para pendatang. Warga pendatang mendominasi hampir semua lini sektor pemerintahan, ekonomi dan sosial.

"Di Pemerintahan Tarakan tidak ada warga pribumi yang menduduki jabatan tinggi, semua pendatang," paparnya seperti yang dikutip dari situs tempointeraktif.com.

Karenanya, Sofyan mengaku tidak kaget terjadi peristiwa kerusuhan etnis di Tarakan sehingga menyebabkan satu tewas dan satu terluka parah. Sofyan berharap ada pemerataan status sosial–ekonomi antara warga pendatang dan warga pribumi. Tiadanya kesenjangan, menurutnya, akan mampu mengikis kebencian di antara warga pribumi dan pendatang.
Read MoreKerusuha Tarakan Terjadi Akibat Kesenjangan Ekonomi

Nahdlatul Ulama (PBNU) Desak SBY Berani Hadapi Malaysia

Hari
Memanasnya hubungan mlaysia indonesia belakangan ini menundang berbagai tanggapan dari berbagai kalangan dan tokoh di Indonesia salah satunya KH. Said Aqil Siradj Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendesak SBY agar berani menghadapi Malaysia dan berharap Presiden SBY mendesak Malaysia meminta maaf pada Indonesia.

Hal itu di ungkapkan Ketua Umum PBNU terkait sikap Malaysia yang selalu melecehkan Indonesia dengan melakukan berbagai pelanggaran pelanggaran perbatasan dan penangkapan kepada tiga petugas DKP (Departemen Kelautan dan Perikanan) itu. SBY diharapkan berani menghadapi Malaysia.

“Yang diinginkan PBNU dalam masalah Malaysia-Indonesia adalah, SBY bersikap tegas dan berani kepada Malaysia karena kita ada di pihak yang benar. SBY harus nyatakan bahwa kamu (Malaysia) terbukti salah dan untuk itu harus meminta maafkepada rakyat Indonesia,” tandas Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj pada wartawan saat berbuka puasa bersama dengan para ulama, duta besar negara sahabatdan pengurus PBNU di Kantor PBNU Sabtu (4/9/2010) kemarin.

"Masalah ini menyangkut harga diri dan kedaulatan bangsa Indonesia. Sebagai kepala negara SBY harus tegas menghadapi setiap negara yang coba-cobamelecehkan kedaulatan negara,”
Read MoreNahdlatul Ulama (PBNU) Desak SBY Berani Hadapi Malaysia

Gempa Di Bengkulu Berkekuatan 6,0 Skala Richter

Hari
Bengkulu di guncang gempa dengan kekuatan 6,0 Skala Richter pada hari sabtu dini hari jam 00.11 WIB dan membuat warga setempat panic dan berhamburan keluar rumah.

Berdasarkan nformasi data data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima Sabtu dini hari, pusat gempa berada 3.76 LS - 101.81 BT atau 36 km arah barat daya Lais, Bengkulu atau 50 km barat daya Bengkulu.
Read MoreGempa Di Bengkulu Berkekuatan 6,0 Skala Richter

Perselingkuhan (Menhub) Menteri perhubungan Freddy Numberi

Isu perselingkuhan menhub/menteri perhubungan freddy Numberi menjadi pembicaraan hangat di berbagai media tanah air maupun di internet. Freddy Numberi di diduga telah berselingkuh dengan wanita bernama Risty Rustarto. seorang wartawati

Risty adalah seorang reporter atau wartawati sebuah televisi milik pemerintah dan merupakan lulusan sebuah perguruan tinggi swasta di bilangan Semanggi, Jakarta Selatan.

Beredarnya isu perselingkuhan dirinya dengan salah satu reporter bernama Risty, Menhun (Menteri Perhubungan) Freddy Numberi memilih tutup mulut ketika dimintai keterangan seputar isu perselingkuhannya dengan seorang wartawati. Dia hanya memberikan pernyataan singkat terkait isu perselingkuhan yang tengah merebak hangat di publik ini.

"Saya tidak mau menanggapi soal itu," ujar Freddy singkat seusai meresmikan peluncuran Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu tahun 2010 di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (3/9). Freddy yang mengenakan baju safarai warna abu-abu itu tanpa basa-basi langsung pergi meninggalkan rombongan wartawan yang meminta konfirmasinya.

Seperti diketahui, Istri Freddy, Annie dikabarkan telah mengadu kepada Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono mengenai hubungan perselingkuhan antara suaminya dengan seorang wartawarti bernama Risty Rustarto.
Read MorePerselingkuhan (Menhub) Menteri perhubungan Freddy Numberi

Gunung Sinabung Meletus Lagi

Hari
Gunung sinabung terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Selama ratusan tahun gunung ini tidak ada aktifitas menonjol bahwa gunung sinabung akan segera meletus. Ternyata selama ratusan tahun gunung sinabung ini diam-diam mengumpulkan magma untuk dimuntahkan dalam letusan besar.

Pada hari minggu tanggal 29 Agustus 2010 pukul 00.15 WIB setelah hampir 1600 tahun yang lalu. Gunung Sinabung, Karo, Sumatera Utara kembali meletus pagi tadi, pukul 06.30 Wib, Senin 30 Agustus 2010. Letusan yang mengeluarkan asap tebal itu, berakibat menimbulkan kubah lava baru di puncak gunung sinabung.

Gunung Sinabung merupakan anak gunung raksasa Toba yang pernah meletus luar biasa pada 70.000 tahun lalu. Menurut pengamatan Gunung sinabung merupakan anak anak gunung yang paling besar, dan aktif di kompleks Gunung Toba yang meninggalkan kaldera terbesar di muka bumi, yaitu kaldera Danau Toba.

Gunung Sinabung dengan diameter 7 km dan memiliki ketinggian 2.475 merupakan gunung merapi yang diduga sudah tidak aktif, dan pada 29 Agustus 2010 tiba –tiba gunung snabung terjaga dan batuk-batuk setelah kurang lebih 1600 tahun lamanya ia tertidur
Read MoreGunung Sinabung Meletus Lagi

Departemen Perdagangan Buka Lowongan Kerja CPNS 2010

Departemen Perdagangan Republik Indonesia pada tahun 2010 membuka lowongan kerja sebagai PNS di Departemen Perdagangan bagi seluruh warga negara Indonesia . Bagi teman-teman di seluruh Indonesia yang berminat menjadi PNS di Kementrian Perdagangan, semuga hal ini akan menjadi kabar dan pilihan terbaik.

Departemen Perdagangan RI

Dapatkan semua informasi melalui file dibawah ini karena mungkin sangat anda butuhkan, untuk mengetahui lebih lanjut agar anda menjadi bagian dari mereka yang memnuhi syarat untuk menjadi PNS departemen Perdaganga RI. Silahkan download file dibawah ini :
Link resmi Departemen Perdagangan.
Di bawah ini Link cadangan jika yang diatas mengalami over limited:
Gunakan Link cadangan
Pastikan anda membaca semua informasi .


Salam sukses
Read MoreDepartemen Perdagangan Buka Lowongan Kerja CPNS 2010

Ini Pidato Asli SBY Menyangkut Hubungan Indonesia - Malaysia

PIDATO
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
MENGENAI
DINAMIKA HUBUNGAN INDONESIA – MALAYSIA

Jakarta, 1 September 2010


Bismillahirrahmanirrahim,Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua,

Saudara-saudara se-bangsa dan se-tanah air yang saya cintai dan saya banggakan,

Malam ini, saya ingin memberikan penjelasan kepada rakyat Indonesia mengenai hubungan Indonesia – Malaysia. Marilah kita mengawalinya dengan melihat perkembangan dan dinamika hubungan kedua negara, salah satu hubungan bilateral Indonesia yang paling penting.

Hubungan Indonesia dan Malaysia memiliki cakupan yang luas, yang semuanya berkaitan dengan kepentingan nasional, kepentingan rakyat kita.

Pertama, Indonesia dan Malaysia mempunyai hubungan sejarah, budaya dan kekerabatan yang sangat erat - dan mungkin yang paling erat dibanding negara-negara lain, dan sudah terjalin selama ratusan tahun. Kita mempunyai tanggung jawab sejarah, untuk memelihara dan melanjutkan tali persaudaraan ini.

Kedua, hubungan Indonesia dan Malaysia adalah pilar penting dalam keluarga besar ASEAN. ASEAN bisa tumbuh pesat selama empat dekade terakhir ini, antara lain karena kokohnya pondasi hubungan bilateral Indonesia - Malaysia.

Ketiga, ada sekitar (2) juta saudara-saudara kita yang bekerja di Malaysia – di perusahaan, di pertanian, dan di berbagai lapangan pekerjaan. Ini adalah jumlah tenaga kerja Indonesia yang terbesar di luar negeri. Tentu saja keberadaan tenaga kerja Indonesia di Malaysia membawa keuntungan bersama, baik bagi Indonesia maupun Malaysia.

Sementara itu, sekitar 13,000 pelajar dan mahasiswa Indonesia belajar di Malaysia, dan 6,000 mahasiswa Malaysia belajar di Indonesia. Ini merupakan asset bangsa yang harus terus kita bina bersama, dan juga modal kemitraan di masa depan.

Wisatawan Malaysia yang berkunjung ke Indonesia adalah ketiga terbesar dengan jumlah 1,18 juta orang, dari total 6,3 juta wisatawan mancanegara.

Investasi Malaysia di Indonesia 5 tahun terakhir (2005-2009) adalah 285 proyek investasi, berjumlah US$ 1.2 miliar, dan investasi Indonesia di Malaysia berjumlah US$ 534 juta. Jumlah perdagangan kedua negara telah mencapai US$ 11,4 Miliar pada tahun 2009. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan ekonomi Indonesia – Malaysia sungguh kuat.

Namun, hubungan yang khusus ini juga sangat kompleks. Hubungan ini tidak bebas dari masalah dan tantangan. Ada semacam dalil diplomasi, bahwa semakin dekat dan erat hubungan dua negara, semakin banyak masalah yang dihadapi.

Contoh masalah dan tantangan yang kita hadapi adalah menyangkut tenaga –kerja Indonesia di Malaysia. Kita tahu bahwa keberadaan 2 juta tenaga kerja Indonesia di Malaysia, disamping memberikan manfaat bersama, juga memunculkan kasus-kasus di lapangan yang harus terus kita kelola. Oleh karena itulah, sejak awal, saya berupaya keras untuk memperjuangkan hak-hak Tenaga Kerja Indonesia, antara lain menyangkut gaji dan waktu libur; memberikan perlindungan hukum, dan mendirikan sekolah bagi anak-anak Tenaga Kerja Indonesia.

Dalam kunjungan saya yang terakhir ke Malaysia, kita telah berhasil mencapai kesepakatan, mengenai pemberian dan perlindungan Hak bagi tenaga kerja kita di Malaysia.

Berkaitan dengan permasalahan hukum yang dihadapi oleh tenaga kerja Indonesia di Malaysia, pemerintah aktif melakukan langkah-langkah pendampingan dan advokasi hukum, untuk memastikan saudara-saudara kita mendapatkan keadilan yang sebenar-benarnya.

Selain masalah TKI dan perlindungan WNI, kita juga kerap menjumpai masalah yang terkait dengan perbatasan kedua negara. Masalah ini memerlukan pengelolaan yang serius dari kedua belah pihak.

Karena itulah, menyadari kepentingan bersama ini, saya dan Perdana Menteri Malaysia sering berkomunikasi secara langsung, di samping forum konsultasi tahunan yang kami lakukan, untuk memastikan bahwa isu-isu bilateral ini dapat kita kelola dan carikan jalan keluarnya dengan baik.

Saudara-saudara sekalian,

Akhir-akhir ini, hubungan Indonesia Malaysia kembali diuji dengan terjadinya insiden di seputar perairan Pulau Bintan pada tanggal 13 Agustus 2010 yang lalu. Berhubung insiden ini menjadikan perhatian yang luas dari kalangan masyarakat Indonesia, pada kesempatan ini, saya ingin memberikan penjelasan tentang duduk persoalan yang sesungguhnya, dan langkah-langkah tindakan yang diambil oleh pemerintah kita.

Sejak saya menerima laporan mengenai insiden ini tanggal 14 Agustus 2010 pagi, saya langsung memberikan berbagai instruksi. Pertama, saya minta agar ketiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan segera dikembalikan dalam keadaan selamat. Kedua, saya juga memerintahkan untuk mengusut tuntas apa yang sebenarnya terjadi dalam insiden tersebut.

Segera setelah itu, Menko Polhukam dan Menteri Luar Negeri melakukan tindakan-tindakan cepat, untuk mengelola penanganan insiden tersebut dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

Terhadap insiden ini, kita semua sangat prihatin, dan saya ingin agar masalah ini segera di selesaikan secara tuntas, dengan mengutamakan langkah-langkah diplomasi. Saya ingin mengatakan bahwa sejak terjadinya kasus ini pemerintah telah bertindak. Sistempun telah bekerja.

Saya juga menekankan bahwa masalah seperti ini harus diselesaikan secara cepat, tegas dan tepat, karena berkaitan dengan kepentingan nasional kita. Memelihara hubungan baik dengan negara sahabat, apalagi dengan Malaysia, sangat penting. Tetapi, tentu kita tidak bisa mengabaikan kepentingan nasional, apalagi jika menyangkut kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Dalam kaitan ini, saya telah mengirim surat kepada Perdana Menteri Malaysia, yang intinya menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya insiden tersebut. Saya juga mendorong agar proses perundingan batas maritim dapat dipercepat dan dituntaskan. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri telah memanggil Duta Besar Malaysia di Jakarta untuk menyampaikan nota protes. Menteri Luar Negeri juga telah melakukan komunikasi intensif dengan Menteri Luar Negeri Malaysia. Dalam perkembangannya, alhamdulillah, ke-3 petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan itu kini telah kembali ke tanah air.

Berkaitan dengan ketiga petugas KKP tersebut, Pemerintah Indonesia menerima informasi tentang perlakuan yang tidak patut yang dialami oleh mereka. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia meminta penjelasan atas kebenaran informasi itu. Melalui jalur diplomasi, diperoleh informasi bahwa Pemerintah Malaysia saat ini sedang melakukan investigasi atas masalah perlakukan terhadap tiga petugas KKP tersebut.

Saudara-saudara,

Yang jelas, di masa depan, insiden seperti ini harus kita cegah, agar tidak terus menimbulkan permasalahan di antara kedua negara. Upaya ini bisa kita lakukan dengan cara segera menuntaskan perundingan batas wilayah di antara Malaysia dan Indonesia, serta bentuk-bentuk koordinasi dan kerjasama di antara kedua belah pihak, dengan semangat untuk tetap memelihara hubungan baik kedua bangsa.

Perihal penanganan terhadap 7 nelayan Malaysia yang memasuki wilayah perairan Indonesia, kepada mereka telah diambil tindakan-tindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Setelah prosesnya selesai mereka kita kembalikan ke Malaysia, sebagaimana kelaziman yang berlaku di lingkungan ASEAN selama ini. Perlu diketahui, dalam kasus yang sama, banyak nelayan Indonesia yang diduga memasuki wilayah perairan negara sahabat, juga dikembalikan ke negeri kita.

Saudara-saudara se-bangsa dan se-tanah air,

Belajar dari pengalaman ini, pemerintah Indonesia berpendapat bahwa solusi yang paling tepat untuk mencegah dan mengatasi insiden-insiden serupa adalah, dengan cara segera menuntaskan perundingan batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia. Perundingan ini menyangkut batas wilayah darat dan batas wilayah maritim, termasuk di wilayah selat Singapura, dan perairan Sulawesi, atau perairan Ambalat.

Indonesia berpendapat bahwa perundingan menyangkut batas wilayah ini dapat kita percepat dan kita efektifkan pelaksanaannya. Semuanya ini berangkat dari niat dan tujuan yang baik, agar insiden-insiden serupa yang akan mengganggu hubungan baik kedua bangsa dapat kita cegah dan tiadakan. Saya sungguh menggaris-bawahi, sekali lagi, agar proses perundingan yang akan segera diteruskan oleh kedua pemerintah benar-benar menghasilkan capaian yang nyata.

Saudara-saudara,

Kedaulatan Negara dan keutuhan wilayah adalah kepentingan nasional yang sangat vital. Pemerintah juga sangat memahami kepentingan itu, dan terus bekerja secara sungguh-sungguh untuk menjaga dan menegakkannya. Namun demikian, tidak semua permasalahan yang muncul dalam hubungan dengan negara sahabat selalu terkait dengan kedaulatan dan keutuhan wilayah. Oleh karena itu, kita harus bisa menilai dengan tepat setiap masalah yang muncul, agar penyelesaiannyapun menjadi tepat pula. Meskipun demikian, sekecil apapun permasalahan yang muncul dalam hubungan bilateral, akan tetap kita selesaikan demi menunjang kepentingan nasional kita. Kita harus senantiasa menjaga citra dan jatidiri kita sebagai bangsa yang bermartabat dalam menjalin hubungan internasional, tanpa kehilangan prinsip dasar politik luar negeri yang bebas dan aktif, dan yang diabdikan untuk kepentingan bangsa kita.

Sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, saya juga merasakan apa yang dirasakan oleh rakyat Indonesia. Saya sungguh mengerti keprihatinan, kepedulian, bahkan emosi yang saudara-saudara rasakan. Dan apa yang dilakukan oleh pemerintah sekarang dan ke depan ini, sesungguhnya juga cerminan dari keprihatinan kita semua.

Saya juga mengajak untuk menjauhi tindakan-tindakan yang berlebihan, seperti aksi-aksi kekerasan, karena hanya akan menambah masalah yang ada. Kekerasan sering memicu terjadinya kekerasan yang lain. Harapan untuk menyelesaikan masalah ini dengan serius dan tepat, tanpa disertai aksi-aksi yang destruktif, juga saya terima dari saudara-saudara kita rakyat Indonesia yang saat ini berada di Malaysia.

Saudara-saudara sekalian,

Cara kita menangani hubungan Indonesia – Malaysia akan disimak dan diikuti oleh negara-negara sahabat di kawasan Asia, bahkan oleh dunia internasional. Selama ini sebagai Pendiri ASEAN, Indonesia sering dijadikan panutan di dalam menyelesaikan berbagai konflik yang terjadi di kawasan, maupun di belahan bumi yang lain. Oleh karena itu, marilah seraya kita tetap memperjuang-kan kepentingan nasional kita, karakter dan peran internasional Indonesia yang konstruktif, dan dengan semangat untuk memelihara perdamaian, terus dapat kita jaga.

Terakhir, insiden yang terjadi antara Indonesia dan Malaysia baru-baru ini akan kita tuntaskan penyelesaiannya. Indonesia akan terus mendorong Malaysia untuk benar-benar menyelesaikan perundingan batas wilayah yang sering memicu terjadinya insiden dan ketegangan. Dengan demikian, dengan dapat dicegahnya ketegangan dan benturan-benturan yang tidak perlu, saya yakin permasalahan, hubungan baik dan kerjasama bilateral antara Indonesia –Malaysia akan berkembang lebih besar lagi.

Ke depan dalam hubungan antar bangsa yang lebih luas, kita harus terus menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah kita, dan terus membangun diri menjadi negara yang maju, sejahtera, dan bermartabat, dengan tetap menjaga hubungan baik dan kerjasama dengan negara-negara sahabat.

Sekian.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Read MoreIni Pidato Asli SBY Menyangkut Hubungan Indonesia - Malaysia

Kepala Staf (KSAU) Menyatakan Siap Tempur Lawan Malaysia.

Hari
Memanasnya hubungan Indonesia Malaysia belakangan ini seluruh jajaran TNI (Tentara Nasional Indonesia ) sudah dapat dipastikan telah mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan yang akan terjadi.

TNI Angkatan Udara menyatakan telah siap tempur melawan Malaysia. Demikian ditegaskan Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Imam Supaat buka puasa bersama pejabat TNI AU dan purnawirawan di gedung Puri Ardhya Garini, Halim Perdana Kusuma.

"Di perbatasan tiap hari kita melakukan pengawasan operasi udara, kita siap," tegas Marsekal TNI Imam Supaat, Selasa (31/8/2010).

Semua radar di perbatasan sudah dioperasionalkan dan diintegrasikan dengan garda sipil.
"Kita juga punya Eyes in The Sky di Selat Malaka antara Singapura Malaysia dan Indonesia dan dilaksanakan dengan baik. Kita hubungkan Angkatan Udara dengan TNI pada umumnya," imbuhnya.

Dikatakan untuk menjaga kedaulatan negara ini pihaknya mengaktifkan semua radar dan memaksimalkan patroli maritim yang sangat intens setiap saat.

Namun, hal itu tentunya harus mendapat restu dari Presiden terlebih dahulu. "Saya kira apa yang akan disampaikan oleh Presiden besok kita akan ikuti. Untuk AU tidak ada masalah,"tandasnya.
Read MoreKepala Staf (KSAU) Menyatakan Siap Tempur Lawan Malaysia.

www.depkumham.go.id Pendaftaran Cpns DepkumHam 2010-2011 di Http: //e-cpns.depkumham.go.id

Hari
Sulitnya mendaftar Cpns Depkumham secara Online di Http://e-cpns.depkumham.go.id di alami sebagian besar para CPNS Depkumham. Hal itu disebabkan server situs Pendaftaran Cpns Depkumham Online mengalami beban berat karena di akses oleh ribuan pendaftar CPNS Depkumham secara bersamaan.

Karena itu Depkumham mengumumkan secara resmi terkait sulitnya para calon Pns Depkumham mengakses situs Http://e-cpns.depkumham.go.id untuk mendaftar secara online.

Dari Pengumuman tersebut dapat disimpulkan, bahwa para CPNS Depkumham di harapkan agar tidak mengakses situs pendaftaran online pada jam-jam sibuk.

Para CPNS disarankan mengakses situs pendaftaran online CPNS DEPKUMHAM tersebut pada jam 18:00 s/d jam 05:00 Waktu setempat, karena pada jam-jam tersebut tidak sibuk.
Read Morewww.depkumham.go.id Pendaftaran Cpns DepkumHam 2010-2011 di Http: //e-cpns.depkumham.go.id

Panglima TNI Tegaskan Siap untuk Berperang

Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso menegaskan TNI siap berperang untuk menjaga kedaulatan Republik Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Panglima TNI usai melantik Pengurus Provinsi PBSI Jambi.

"Bagi TNI, masa damai seperti ini adalah persiapan untuk perang," kata Djoko Santoso, Sabtu (28/8/2010).

Tidak dijelaskan oleh jenderal bintang empat ini, siap berperang melawan negara mana. Yang jelas, ujar mantan KSAD itu, sebagai prajurit siap perintah dan siap komando demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kapan pun ada komando, TNI siap laksanakan perintah," tandasnya.

Ketua umum PBSI Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso melantik pengprov PBSI Jambi masa bakti 2010 -2014 di ruang Gladio Hotel Abadi Suite Jambi. Pelantikan tersebut selain dihadiri Ketua Umum PBSI, juga dihadiri Pangdam 2 Sriwijaya, Wakil Gubernur Fachrori Umar.
Read MorePanglima TNI Tegaskan Siap untuk Berperang

Ooh...Ternyata Ini Alasan Bung Karno Harus " Ganyang Malaysia" Pantas !

Hari
Setelah saya membaca banayak pendapat dari berbagai sumber khususnya di internet kenapa Bung karno gerah terhadap Malaysia ternyata, ada banyak alasan yang membuat bungkarno mesti harus “ Ganyang Malaysia”.

Seperti kita tahu, Malaysia lahir tidak dari latar belakang perjuangan seperti layaknya Negara-negara lain di dunia termasuk Indonesia sehingga masyarakatnya sangat menghrgai nilai sejarah dan budaya. Malaysia seperti terlahir layaknya anak manja (Boneka) yang di berikan apa saja oleh bapaknya. Sehingga wajar jika Malaysia tumbuh sebagai Negara yang menyebalkan dan agak sedikit sombong karena tidak pernah tahu seperti apa rasa manisnya sebuah perjuangan.

Kalau Malaysia selalu mengklaim budaya Indonesia yang notabene paling dekat dengan Malaysia (tetangga) dan selalu mengaku serumpun, semua itu karena ada kemiripan atau kesamaan bahasa melayu, sehingga bila suatu saat Malaysia berhasil merampas sebagian budaya Indonesia setidaknya ia berharap ada Negara-negara lain di dunia yang mendukungnya karena alasan serumpun, tapi bagaimanapun Malaysia bukan bagian dari Indonesia, saya rasa duniapun juga tahu.

Salah satu bukti ketika Malaysia mengklaim Batik Idonesia, ternyata UNISCO mengembalikan Batik tetap sebagai bagian dari budaya Indonesia. PBB tidak pernah percaya bahwa Indonsia serumpun dengan Malaysia.

Kembali pada alas an Kenapa sukarno gerah banget pada malaysia dan harus menggayang Malaysia


Bung Karno melakukan konfrontasi dgn Malaysia dan mempropagandakan Ganyang Malaysia, karena Malaysia hanyalah boneka, yg menjadi target Bung Karno adalah dalangnya Malaysia, yaitu Inggris. Andaikan Bung Karno masih berkuasa jangan harap kita akan berdamai dgn Malaysia, kecuali dgn negara Malaysia yg merdeka dan berdaulat. jadi walaupun tampaknya Malaysia bebas menentukan kebijaksanaan negerinya sendiri, pada hakekatnya tidak, karena Malaysia hanyalah negeri boneka, yg diatur dan dikendalikan oleh Inggris.

Dan sebagai bangsa, Malaysia amatlah menyedihkan, karena tidak mempunyai pahlawan perjuangan, karena itu Malaysia belum merdeka dan belum berdaulat. Walaupun layaknya seperti negeri berdaulat dan merdeka, tetapi fakta kenyataannya di Malaysia itu tidak ada Demokrasi, tidak ada kebebasan pers, tidak ada kebebasan berserikat dan berkumpul. Sehingga perilaku dan tindak-tanduk masyarakatnya terkadang aneh dan mengerikan, tetapi begitulah masyarakat koloni penjajahan, dan untuk menutupi dan melampiaskan kekecewaaan, iri hatinya dan ketidaksenangannya terhadap Indonesia, mereka melakukan provokasi-provokasi, pencurian, perampokan dan penyerobotan terhadap Indonesia.

Walaupun secara ekonomi Malaysia disejahterakan oleh penjajahnya, melalui Genting Highland dan dimunculkanlah ikon Petronas, dan ikon-ikon perusahaan Malaysia sebagai penyumbang kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi, walaupun sesungguhnya mesin uang Malaysia adalah Genting Highland. Tetapi sesungguhnya manusia adalah mahluk yg ingin bebas dan merdeka sesuai hak asasi manusia.

Konfrontasi Indonesia-Malaysia

Konfrontasi Indonesia-Malaysia atau yang lebih dikenal sebagai Konfrontasi saja adalah sebuah perang mengenai masa depan pulau Kalimantan, antara Malaysia dan Indonesia pada tahun 1962-1966. Perang ini berawal dari keinginan Malaysia untuk menggabungkan Brunei, Sabah dan Sarawak dengan Persekutuan Tanah Melayu pada tahun 1961. Keinginan itu ditentang oleh Presiden Soekarno yang menganggap Malaysia sebagai "boneka" Britania. Latar belakang

Pada 1961, Kalimantan dibagi menjadi empat administrasi. Kalimantan, sebuah provinsi di Indonesia, terletak di selatan Kalimantan. Di utara adalah Kerajaan Brunei dan dua koloni Inggris; Sarawak dan Britania Borneo Utara, kemudian dinamakan Sabah. Sebagai bagian dari penarikannya dari koloninya di Asia Tenggara, Inggris mencoba menggabungkan koloninya di Kalimantan dengan Semenanjung Malaya untuk membentuk Malaysia.

Rencana ini ditentang oleh Pemerintahan Indonesia; Presiden Soekarno berpendapat bahwa Malaysia hanya sebuah boneka Inggris, dan konsolidasi Malaysia hanya akan menambah kontrol Inggris di kawasan ini, sehingga mengancam kemerdekaan Indonesia. Filipina juga membuat klaim atas Sabah, dengan alasan daerah itu memiliki hubungan sejarah dengan Filipina melalui Kepulauan Sulu.

Di Brunei, Tentara Nasional Kalimantan Utara (TNKU) memberontak pada 8 Desember 1962. Mereka mencoba menangkap Sultan Brunei, ladang minyak dan sandera orang Eropa. Sultan lolos dan meminta pertolongan Inggris. Dia menerima pasukan Inggris dan Gurkha dari Singapura. Pada 16 Desember, Komando Timur Jauh Inggris (British Far Eastern Command) mengklaim bahwa seluruh pusat pemberontakan utama telah diatasi, dan pada 17 April 1963, pemimpin pemberontakan ditangkap dan pemberontakan berakhir.

Filipina dan Indonesia resminya setuju untuk menerima pembentukan Malaysia apabila mayoritas di daerah yang ribut memilihnya dalam sebuah referendum yang diorganisasi oleh PBB. Tetapi, pada 16 September, sebelum hasil dari pemilihan dilaporkan. Malaysia melihat pembentukan federasi ini sebagai masalah dalam negeri, tanpa tempat untuk turut campur orang luar, tetapi pemimpin Indonesia melihat hal ini sebagai perjanjian yang dilanggar dan sebagai bukti imperialisme Inggris.

Konfrontasi Indonesia-Malaysia
Sejak demonstrasi anti-Indonesia di Kuala Lumpur, ketika para demonstran menyerbu gedung KBRI, merobek-robek foto Soekarno, membawa lambang negara Garuda Pancasila ke hadapan Tunku Abdul Rahman—Perdana Menteri Malaysia saat itu—dan memaksanya untuk menginjak Garuda, amarah Soekarno terhadap Malaysia pun meledak.

Konfrontasi Indonesia-Malaysia

Soekarno yang murka karena hal itu mengutuk tindakan Tunku yang menginjak-injak lambang negara Indonesia[1] dan ingin melakukan balas dendam dengan melancarkan gerakan yang terkenal dengan sebutan "Ganyang Malaysia" kepada negara Federasi Malaysia yang telah sangat menghina Indonesia dan presiden Indonesia.

Perang

Pada 20 Januari 1963, Menteri Luar Negeri Indonesia Soebandrio mengumumkan bahwa Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia. Pada 12 April, sukarelawan Indonesia (sepertinya pasukan militer tidak resmi) mulai memasuki Sarawak dan Sabah untuk menyebar propaganda dan melaksanakan penyerangan dan sabotase. Pada 27 Juli, Sukarno mengumumkan bahwa dia akan meng-"ganyang Malaysia". Pada 16 Agustus, pasukan dari Rejimen Askar Melayu DiRaja berhadapan dengan lima puluh gerilyawan Indonesia.

Meskipun Filipina tidak turut serta dalam perang, mereka memutuskan hubungan diplomatik dengan Malaysia.

Federasi Malaysia resmi dibentuk pada 16 September 1963. Brunei menolak bergabung dan Singapura keluar di kemudian hari.

Ketegangan berkembang di kedua belah pihak Selat Malaka. Dua hari kemudian para kerusuhan membakar kedutaan Britania di Jakarta. Beberapa ratus perusuh merebut kedutaan Singapura di Jakarta dan juga rumah diplomat Singapura. Di Malaysia, agen Indonesia ditangkap dan massa menyerang kedutaan Indonesia di Kuala Lumpur.

Di sepanjang perbatasan di Kalimantan, terjadi peperangan perbatasan; pasukan Indonesia dan pasukan tak resminya mencoba menduduki Sarawak dan Sabah, dengan tanpa hasil.

Pada 1964 pasukan Indonesia mulai menyerang wilayah di Semenanjung Malaya. Di bulan Agustus, enam belas agen bersenjata Indonesia ditangkap di Johor. Aktivitas Angkatan Bersenjata Indonesia di perbatasan juga meningkat. Tentera Laut DiRaja Malaysia mengerahkan pasukannya untuk mempertahankan Malaysia. Tentera Malaysia hanya sedikit saja yang diturunkan dan harus bergantung pada pos perbatasan dan pengawasan unit komando. Misi utama mereka adalah untuk mencegah masuknya pasukan Indonesia ke Malaysia. Sebagian besar pihak yang terlibat konflik senjata dengan Indonesia adalah Inggris dan Australia, terutama Special Air Service.

Pada 17 Agustus pasukan terjun payung mendarat di pantai barat daya Johor dan mencoba membentuk pasukan gerilya. Pada 2 September 1964 pasukan terjun payung didaratkan di Labis, Johor. Pada 29 Oktober, 52 tentara mendarat di Pontian di perbatasan Johor-Malaka dan ditangkap oleh pasukan Rejimen Askar Melayu Di Raja.

Ketika PBB menerima Malaysia sebagai anggota tidak tetap. Sukarno menarik Indonesia dari PBB pada tanggal 20 Januari 1965 dan mencoba membentuk Konferensi Kekuatan Baru (Conference of New Emerging Forces, Conefo) sebagai alternatif.

Sebagai tandingan Olimpiade, Soekarno bahkan menyelenggarakan GANEFO (Games of the New Emerging Forces) yang diselenggarakan di Senayan, Jakarta pada 10-22 November 1963. Pesta olahraga ini diikuti oleh 2.250 atlet dari 48 negara di Asia, Afrika, Eropa dan Amerika Selatan, serta diliput sekitar 500 wartawan asing.

Pada Januari 1965, Australia setuju untuk mengirimkan pasukan ke Kalimantan setelah menerima banyak permintaan dari Malaysia. Pasukan Australia menurunkan 3 Resimen Kerajaan Australia dan Resimen Australian Special Air Service. Ada sekitar empat belas ribu pasukan Inggris dan Persemakmuran di Australia pada saat itu. Secara resmi, pasukan Inggris dan Australia tidak dapat mengikuti penyerang melalu perbatasan Indonesia. Tetapi, unit seperti Special Air Service, baik Inggris maupun Australia, masuk secara rahasia (lihat Operasi Claret). Australia mengakui penerobosan ini pada 1996.

Pada pertengahan 1965, Indonesia mulai menggunakan pasukan resminya. Pada 28 Juni, mereka menyeberangi perbatasan masuk ke timur Pulau Sebatik dekat Tawau, Sabah dan berhadapan dengan Regimen Askar Melayu Di Raja.

Akhir konfrontasi

Menjelang akhir 1965, Jendral Soeharto memegang kekuasaan di Indonesia setelah berlangsungnya kudeta. Oleh karena konflik domestik ini, keinginan Indonesia untuk meneruskan perang dengan Malaysia menjadi berkurang dan peperangan pun mereda.

Pada 28 Mei 1966 di sebuah konferensi di Bangkok, Kerajaan Malaysia dan pemerintah Indonesia mengumumkan penyelesaian konflik. Kekerasan berakhir bulan Juni, dan perjanjian perdamaian ditanda tangani pada 11 Agustus dan diresmikan dua hari kemudian.

Akibat

Konfrontasi ini merupakan salah satu penyebab kedekatan Presiden Soekarno dengan PKI, menjelaskan motivasi para tentara yang menggabungkan diri dalam gerakan G30S/Gestok (Gerakan Satu Oktober), dan juga pada akhirnya menyebabkan PKI melakukan penculikan petinggi Angkatan Darat.

sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Konfrontasi_Indonesia-Malaysia


Tambahan lain...

Soekarno, Malaysia, dan PKI

Salah satu pertanyaan yang sering diajukan adalah apa hubungan Soekarno dengan PKI? Benarkah Soekarno mau menyerahkan Indonesia kepada PKI? Jawabannya tidak! Soekarno memerlukan PKI karena saat itu ia ingin mengganyang Malaysia. Namun, Soekarno sendiri tak mau membiarkan PKI naik ke panggung kekuasaan.

Seberapa jauh keterlibatan Soekarno dalam tragedi tersebut? Apa saja yang termuat dalam berbagai dokumen Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat dan CIA yang baru saja dideklasifikasikan?

Satu hal yang kurang diperhatikan para sejarawan yang meneliti kedekatan Soekarno dan PKI adalah hubungan antara konfrontasi Malaysia dan kedekatan Soekarno dengan PKI.

Demonstrasi anti-Indonesia

Sejak demonstrasi anti-Indonesia di Kuala Lumpur, di mana para demonstran menyerbu gedung KBRI, merobek-robek foto Soekarno, membawa lambang negara Garuda Pancasila ke hadapan Tunku Abdul Rahman—Perdana Menteri Malaysia saat itu—dan memaksanya untuk menginjak Garuda, amarah Soekarno terhadap Malaysia pun meledak.

Howard Jones, Duta Besar AS saat itu, melaporkan kepada Washington bahwa ia bertemu Soekarno. "Saat itu Soekarno marah besar.... Tidak ada lagi pertukaran salam. Tak ada basa-basi…. Menjawab pertanyaan saya, apakah situasi sudah terkendali, Soekarno meledak dan mengutuk tindakan Tunku. "Sejak kapan seorang kepala negara pernah menginjak-injak lambang negara lain?" Soekarno juga menyebutkan fotonya yang dirobek dan diinjak-injak. "Rakyat Indonesia sudah murka! Ini Asia, tahun 1963. Saya juga amat beremosi! (telegram dari Kedubes AS di Indonesia kepada Departemen Luar Negeri AS, 19 September 1963)

Howard Jones menyatakan simpatinya, tetapi ia menekankan bahwa Indonesia tak bisa mengandalkan bantuan AS jika Soekarno ingin melakukan balas dendam. Sementara itu, TNI Angkatan Darat terpecah: Jenderal Ahmad Yani tidak bersedia mengerahkan pasukan untuk menyerbu Malaysia karena tidak merasa tentara Indonesia cukup siap menghadapi Malaysia yang dibelakangi Inggris. Namun, Jenderal AH Nasution setuju untuk mengganyang Malaysia karena ia khawatir isu Malaysia akan ditunggangi PKI untuk memperkuat posisinya di percaturan politik di Indonesia.

Saat itu PKI merupakan pendukung terbesar gerakan mengganyang Malaysia, yang dianggap antek neokolonialisme dan imperialisme. Namun, pertimbangan PKI bukan didasarkan sekadar idealisme. PKI berusaha membangkitkan semangat nasionalisme Indonesia dan menempatkan PKI sebagai gerakan nasionalis yang lebih nasionalis daripada tentara untuk memperkuat posisinya dalam percaturan politik di Indonesia, yang saat itu berpusat pada Soekarno, tentara, dan PKI.

Melihat dukungan tentara yang setengah-setengah, Soekarno kecewa, padahal ia ingin sekali mengganyang Malaysia. Sejak saat itulah, hubungan Soekarno dan PKI bertambah kuat, apalagi setelah tentara sendiri mengalami kegagalan dalam operasi gerilya di Malaysia. Penyebab kegagalan itu bukan karena tentara Indonesia tidak berkualitas, tetapi para pemimpin TNI Angkatan Darat di Jakarta tidak tertarik untuk mengeskalasi konfrontasi.

Kita harus memerhatikan secara saksama jalur pemikiran para pemimpin Angkatan Darat saat itu. Mereka menghadapi buah simalakama. Mereka tidak mau mengeskalasi konflik karena tidak tak yakin akan bisa menang menghadapi Inggris. Di sisi lain, jika mereka tak melakukan apa-apa, Soekarno akan mengamuk. Tak peduli keputusan apa yang diambil, PKI akan tetap untung.

Akhirnya, para pemimpin Angkatan Darat mengambil posisi unik. Mereka menyetujui perintah Soekarno untuk mengirimkan tentara ke Kalimantan, tetapi tak akan benar-benar serius dalam konfrontasi ini agar situasi tak bertambah buruh menjadi perang terbuka Indonesia melawan Malaysia-Inggris (dan Australia-Selandia Baru). Tak heran, Brigadir Jenderal Suparjo, komandan pasukan di Kalimantan Barat, mengeluh, konfrontasi tak dilakukan sepenuh hati dan ia merasa operasinya disabotase dari belakang. (JAC Mackie, 1971, hal 214)

Kekhawatiran Soekarno

Namun, pada saat yang sama, gagalnya konfrontasi juga berakibat buruk bagi para penentang PKI, seperti Partai Murba. Posisi PKI menguat, sampai 25 November 1964.

Kepada Washington, Howard Jones melaporkan, Adam Malik, Chaerul Saleh, Jenderal Nasution, Jenderal Sukendro, dan banyak lagi yang lain meminta Pemerintah AS membantu menyelamatkan kaum moderat di Indonesia dari posisi mereka yang amat sulit (akibat menguatnya posisi PKI)…. Sebagian tentara Indonesia merasa malu karena gagalnya usaha mengganyang Malaysia. (telegram dari Kedubes AS di Indonesia kepada Departemen Luar Negeri AS, 25 November 1964)

Sementara itu, secara internasional pun posisi PKI bertambah kuat dengan semakin dekatnya hubungan Indonesia dengan China-Beijing. Kedekatan ini disebabkan kesuksesan China dalam menguji bom nuklir dan dukungan Beijing kepada konfrontasi Malaysia. Di sisi lain, Soekarno merasa khawatir dengan PKI yang dianggap terlalu kuat. Namun, masalahnya, ia amat memerlukan PKI untuk mengganyang Malaysia, apalagi karena Indonesia sendiri sudah terkucil di lingkungan internasional akibat konfrontasi tersebut.

Kekhawatiran Soekarno terlihat dalam dokumen CIA yang baru dideklasifikasikan beberapa tahun lalu, bertanggalkan 13 Januari 1965. Dokumen itu menyebutkan, dalam sebuah percakapan santai dengan para pemimpin politik sayap kanan, Soekarno menyatakan tak bisa menoleransi gerakan anti-PKI karena ia butuh dukungan PKI untuk menghadapi Malaysia.

Ia menyatakan, namanya sudah "jatuh" di dunia internasional dan Indonesia dianggap negara gila karena keputusannya membawa Indonesia keluar dari PBB. Namun, Soekarno menekankan, suatu waktu, "giliran PKI akan tiba" dan saat itu gerakan menentang PKI sama dengan gerakan untuk menentang Soekarno. Soekarno berkata, "Kamu bisa menjadi teman atau musuh saya. Itu terserah kamu." Soekarno mengakhiri percakapan itu dengan berkata, "Untukku, Malaysia itu musuh nomor satu. Suatu saat saya akan membereskan PKI, tetapi tidak sekarang."

Dari sini terlihat, kedekatan Soekarno dengan PKI diakibatkan gagalnya TNI Angkatan Darat memenuhi keinginan Soekarno mengganyang Malayia. Soekarno di sini terlihat bukan sebagai antek atau pendukung PKI, tetapi ia memang berusaha menggunakan PKI untuk membantu kebijakannya dalam mengganyang Malaysia. Kegagalan para pemimpin TNI Angkatan Darat juga membuat tentara-tentara, seperti Brigadir Jenderal Suparjo kesal kepada para pimpinan Angkatan Darat.

Mereka akhirnya merasa perlu melakukan operasi untuk mengadili para pemimpin TNI Angkatan Darat yang dianggap berkhianat kepada misi yang dibebankan Soekarno. Untuk melakukan hal ini, mereka memutuskan untuk berhubungan dengan orang-orang dari PKI karena dianggap memiliki misi yang sama, yakni mengganyang Malaysia. Hal ini akhirnya menyebabkan peristiwa yang sampai sekarang disebut sebagai G30S/PKI.

sumber :
Artikel Kompas bertajuk "Sukarno, Malaysia, dan PKI" tanggal Sabtu, 29 September 2007
Read MoreOoh...Ternyata Ini Alasan Bung Karno Harus " Ganyang Malaysia" Pantas !

Inilah Isi Pidato “Geram“ Bungkarno Ganyang Malaysia, Ada Apa Dengan Malaysia ?

Kalau teringat pidato dari Pak Karno dalam suaranya yang menunjukkan “geram”nya Pak Karno terhadap Malaysia, kita sendiri timbul tanda Tanya kenapa Bungkarno sangat geram pada Malaysia, Ada apa dengan Malaysia ?

Kita bisa lihat, Maraknya Demo anti Malaysia yang terjadi di Indonesia belakangan ini dipicu oleh tindakan Malaysia yang dianggap selalu mengusik ketangan Indonesia, walaupun pemerintah Indonesia sendiri tidak pernah merasa terusik dengan arogansi yang ditunjukkan Malaysia selama ini.

Karena…Mungkin pemerintah Indonesia berpikir dua kali kalau harus berurusan dengan Malaysia apalagi kalau harus berunjuk kebolehan di bidang persenjataan, Indonesia punya apa ? selain Comro dan Kue Lapis…Ya mending ngalah dari pada meladeni Malaysia yang kenytaannya memang memiliki senjata lebih mutakhir.

Jika Indonesia merasa panas hati, otomatis harus beli senjata baru untuk menandingi kebolehan Malaysia (tidak perlu perang) cukup unjuk gigi doang. Beli senjata ?, dari mana duitnya ? bukankah beli senjata mahal, sedangkan Indonesia negara kecil dan miskin ? …..Miskin karena kekayaan negara selalu dicolong oleh maling.

Memang terus terang kita sangat merindudukan pemimpin seperti Pak Karno, terlebih disaat kita melihat sikap dan prilaku malaysia yang sangat “ menyebalkan ” seperti itu.

Yang menjadi pertanyaan, Kenapa Bung Karno sangat agresip meng-kampanye-kan gerakan “Ganyang Malaysia” dan Semua itu diproklamirkan oleh Pak Karno sendiri, Ada apa sebenarnya dengan Malaysia?

Seandainya Pak Karno masih ada, mungkin beliau dapat menceritakan mengapa beliau begitu “Keras dan tidak suka” terhadap negara tetangga tercinta kita itu yang negaranya hanya sebesar telapak tangan kita ?

Kalau teringat pidato dari Pak Karno dalam suaranya yang menunjukkan “geram”nya Pak Karno terhadap Malaysia, kita sendiri timbul tanda Tanya kenapa Bungkarno sangat geram pada Malaysia, Ada apa dengan Malaysia ? lagi-lagi pertanyaan itu yang terungkap...

Ini Dia Pidato Pak Karno “ Ganyang Malaysia”

Kalau kita lapar itu biasa
Kalau kita malu itu juga biasa
Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!
Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!
Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu
Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.
Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki Gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.

Yoo…ayoo… kita… Ganjang…
Ganjang… Malaysia
Ganjang… Malaysia
Bulatkan tekad
Semangat kita badja
Peluru kita banjak
Njawa kita banjak
Bila perlu satoe-satoe!

Soekarno.

Dari Pidato Pak Karno tersebut , menunjukkan bahwa Malaysia dari dulu memang selalu bersikap menyebalkan terhadap Indonesia, ini salah satu bukti bahwa Indonesia harus bertindak tegas atas sikap sombong Negara kecil malaysia

Bung Karno begitu berani untuk membuka suara dan berteriak terhadap Malaysia.

Paling sangat mengherankan, kenapa kita seolah-olah bersikap “munafik”, jelas-jelas kita sangat tidak suka kalau mereka memperlakukan kita seperti itu di mata dunia, tapi kita Justru bersikap lunak terhadap mereka, kita seolah-olah harus terus memamerkan senyuman manis di hadapan mereka hanya demi sebuah hubungan bilateral yang telah terjalin cukup lama…Berapa banyak keuntungan yang kita dapat dari Malaysia.

Kita adalah bangsa yang terlalu sulit untuk berkata tidak, padahal itu adalah sebuah pertaruhan harga diri.

Saat ini saya berbicara hanya sebagai penduduk Indonesia yang geram ketika negara saya harus diperlakukan seperti itu, apa karena saya bukan seorang pejabat Negara yang memiliki kekayaan berlimpah, dimana pada umumnya orang seperti itu cendrung takut menghadapi masalah ? apalagi harus mengorbankan jabatan nya ?

Tapi kenyataanya ada negara yang “tega” “makan temannya sendiri” mengaku serumpun dan sedarah, itu berarti salah satu bukti bahwa mereka ingin seperti kita. mereka tidak mampu seperti kita. mereka tidak bisa seperti kita, mereka ingin menyudutkan kita dengan berpura-pura mengaku serumpun.



Saya rasa dunia pun sudah tahu apa yang telah mereka lakukan pada kita Negara Indonesia. Mereka klaim budaya2 Indonesia dan merupakan sebuah bukti bahwa mereka sangat ingin seperti kita, tapi kenyataannya mereka tidak bisa dan tidak mampu merubah fakta Budaya Indonesia tetap budaya Indonesia, tapi kenapa mereka rela membohongi diri sendiri bahwa budaya Indonesia dianggap milik mereka (Goblok kan ?)

Contohnya BATIK telah mereka klaim sebagai budaya mereka, betapa kita tidak marah? Wong itu peninggalan jaman nenek moyang kita yang masiih terus bertahan sampai sekarang, bisa-bisanya mereka mengklaim kalau itu milik mereka. akhirnya dengan adanya kasus tersebut, Indonesia berinisiatif untuk memberikan “hak cipta” dan mematenkan batik adalah BUDAYA ASLI INDONESIA.

Hal lain jika kita membaca beberapa informsi , bahwa menara kembar petronas yang disebut-sebut sebagai menara tertinggi di dunia itu adalah hasil “jiplakan” dari candi prambanan di Yogyakarta, wah…..dari situ dapat kita lihat bahwa malay itu memang sudah merencanakan dengan rapi untukmengklaim seluruh budaya Indonesia…Mungkin itupula yang diketahui pak karno kenapa pak karno begitu geram pada Malaysia.

Kalau kita sudah tahu semua itu, kita harus bisa melindungi apa yang sudah menjadi milik kita, seharusnya kita marah karena hak kita diambil oleh negara lain. Apa memang harus menunggu semua di klaim baru kita bisa bertindak?

Pertanyaannya kenapa pemerintah terlalu lunak merespon perilaku “menyebalkan” mereka. Kita harus bisa tunjukkan bahwa kita memang sudah geram, marah, kesal dengan mereka.

Tapi semua itu kembali pada tangan petinggi-petinggi Indonesia. mereka harus tegas dalam memutuskan sikap terhadap mereka. bukan saatnya untuk bermulut ataupun bersenyum manis penuh basa-basi, tapi kita harus selalu bisa menumbuhkan mental yang dimiliki Pak Karno, berani untuk berkata tidak dan berani untuk berkata “bahwa kami menentang” demi harga diri bangsa ini.

Sikap tegas kita pada Malaysia akan meninggikan derajat kita ditengah pergaulan dunia, tapi kalau kita hanya senyum melihat pelanggaran yang dilakukan Malaysia, dunia akan tahu bahwa Indonesia Negara lemah yang bisa dengan mudah dimanfaatkan oleh Negara-negara besar seperti Amerika, buktinya Indonesia sudah mulai di jadikan kacung oleh Amerika karena tahu Indonesia tidak akan berani membantah, wong dengan Malaysia aja memble apalagi sama GUE …kata Amerika hehehe….
Read MoreInilah Isi Pidato “Geram“ Bungkarno Ganyang Malaysia, Ada Apa Dengan Malaysia ?

Aksi Bendera Dan Ganyang Malaysia Bikin Malaysia Mulai 'Panas' Untuk Perang ?

Hari
Berawal dari Aksi Demonstrasi Benteng Demokrasi Rakyat (BENDERA) dengan cara melemparkan kotoran manusia di kedubes Malaysia di Jakarta 23 Agustus 2010, Bikin Malaysia mulai panas telinga, bahkan rencana aksi sweeping besar-besaran ditanggapi keras oleh kalangan organisasi masyarakat maupun Partai di Malaysia .

Aksi Demo anti Malaysia ini tidak hanya terjadi di Jakarta tapi sudah mulai meluas ke beberapa daerah di Indonesia. Seperti yang dilakukan Gerakan Marhaen Muda Indonesia (GMMI) menggelar aksi demo “Ganyang Malaysia” di depan Konsulat Kehormat Malaysia di Bali, di Jalan Pantai Kuta.

Dalam aksinya mahasiswa mengenakan pakaian putih-hitam dengan pita merah putih di lengan mereka selama sejam berorasi di depan Konsulat Malaysia. Sambil menbawa bendera merah putih, mereka meneriakkan yel-yel “Ganyang Malaysia” dan “Indonesia Merdeka”.

Terhadap Aksi Demonstrasi Benteng Demokrasi Rakyat (BENDERA) di jakarta Malaysia meminta Indonesia bersikap tegas atas aksi tersebut.

Kepala Biro Internasional Malaysia Chinese Assosiation (MCA) Chor Chee Heung mengatakan aksi yang dilakukan Bendera itu tidak dapat diterima dan pemerintah Indonesia harus mengambil sikap untuk mencegah demonstran. Menurut Chor Chee aksi tersebut dapat memperburuk hubungan Indonesia-Malaysia.

“Kami tidak menerima tindakan yang dilakukan secara ilegal yang dapat mempengaruhi hubungan kami dengan Indonesia,” tutur Chor Chee Heung seperti dikutip The Star, Rabu (25/8/2010).

Pernyataan senada juga disampaikan Kepemudaan Umno, partai berkuasa di Malaysia. Kepala Bidang Kepemudaan Umno Khairy Jamaluddin mengatakan aksi yang dilakukan Bendera itu tidak disukai.

“Mereka (Pemerintah)harus meningkatkan penjagaan di kedutaan kami untuk mencegah insiden kembali terulang. Jamaluddin juga meminta Pemerintah Malaysia mngirimkan surat protes ke RI.

Kepala Bidang Kepemudaan PAS (Pan Islamic Malaysian Party), Nasrudin Hasan Tantawi juga menyampaikan hal yang sama. Dia mempertanyakan alasan Bendera ingin agar hubungan Indonesia dan Malaysia tidak harmonis. Namun Nasrudin juga mengaitkan insiden ini dengan penangkapan tiga petugas Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) oleh polisi negaranya.

Presiden Penang Muslim League Najmudeen Kader meminta Indonesia untuk melarang organisasi yang menimbulkan kekisruhan antara dua muslim ini.

Demikian juga diungkapkan Penang Jamaah Islah, melalui sekretarisnya Isahak Ismail yang mengatakan aksi Bendera tidak sejalan dengan semangat persaudaraan muslim.
Read MoreAksi Bendera Dan Ganyang Malaysia Bikin Malaysia Mulai 'Panas' Untuk Perang ?